Ku biarkan kamu membangun rumah dalam rahim ku. Walau terkadang rasa mual hadir mengganggu karena tubuh ini menyesuaikan hadirnya kamu, aku rela. Walau terkadang tubuh ini lemas dan tak berdaya karena sedikit saja berkegiatan bersama mu, aku pun rela.
Hingga hari demi hari kau tunjukan eksistensi hadir mu lewat tendangan dan gerakan aktif mu betapa bahagianya aku. Walau ngilu, tapi ku bahagia. Betapa luar biasa tak sabarnya aku ingin bertemu dengan mu sang belahan jiwa, cinta pada pandangan pertama walau pun kita belum bersua.
Segala perubahan ku lakukan hanya demi kamu, ku perhatikan asupan gizi ku agar kau tumbuh sempurna dalam rahim ku, rumah baru mu. Ku ingin menjaga mu hingga akhir waktu ku. Tapi luar biasanya kamu Nak, kamu lebih hebat dibanding yang ku kira. Kamu lebih kuat dibanding yang ku sangka. Kamu adalah wonder women kecil ku. Walau ku ajak kamu menaiki anak tangga setiap harinya kamu tetap kuat dan teguh membangun rumah dalam rahim kecil ku.
Nak, percayalah kau adalah anugerah terindah yang Allah SWT titipkan untuk ku. Melengkapi ku menjadi seorang wanita sempurna. Ku tahu kamu berjuang begitu keras untuk bisa hadir di dunia ini, terima kasih ku ucapkan atas semua perjuangan keras mu. Ku sadari, bukan hanya ku yang berjuang tapi kita telah sama-sama berjuang. Begitu kau terlahir, ku pun terlahir menjadi Ibu.
Harapan ku, semoga kau bahagia menjadi putri kami. Kami akan berjuang selalu memberikan yang terbaik untuk mu, putri kecil ku. I Love You At The First Sight ...
No comments:
Post a Comment